Suatu malam ...
malam yang tak pernah terduga sebelumnya
Dia duduk sendiri diatas suramnya langit hanya
berlindungkan payung dengan warna gelap
gelap dimana hatinya sedang berduka
sambil mendengar lagu akustik yang diciptakan orang yang pandai,
iya mendengarkannya
dan sembari menatap langit payungnya gelap itu
Terlintas bayangan , bayangan yang iya rindu sedari dulu
yang rindunya tak pernah berhenti
hujan menguyur payung hitamnya
sedikit melirik sesuatu benda yang selalu setia menemaninya
lalu dia membuka benda itu
seketika dibuka isi dari benda itu , ada sesuatu keluar dari benda itu
Suara !
ya suara akustik seseorang yang dia rindu
dan seseorang itu juga membalas rindunya
dia bangkit dan menghapus air matanya menahan beberapa air mata yang ingin keluar
rasa sesak didada tak dapat ditutupi , dia pun mengeluarkan
air mata itu sederas hujan menguyur payung hitamnya
Dia tak menyangka ternyata mereka sama sama merindu
'aku merindukanmu teramat merindukanmu , kau dimana ?
kita seperti angin yang datang menghanyutkan pikiran
kita seperti hujan yang mengeroyok hati
kita seperti matahari yang menyemangati tiap langkah "
Dia menangis sekuat tenaganya dan membiarkan payung
hitamnya terbang oleh angin , angin rindunya
sampai hujan berhenti dan menghembuskan aura dingin yang menusuk ketulangnya
ingin sekali aku memeluk erat seerat hari hari yang kita
lalui bersama canda dan tawa kita
itu hanya tinggal sebuah cerita lama kita
Dimanapun sekarang kita berpijak
suara akustikmu ini akan menemaniku sepanjang aku hidup
karena aku tahu kita telah memiliki hidup , hidup yang berbeda bukan seperti dulu
kau ada
aku juga ada
aku teramat menyayanginya dia yang jauh
dan kau sebaliknya , dan itu adalah pilihan kita
waktu dulu adalah benda yang membuat kita bersama sampai sekarang ini
cuman kita punya jalan, jalan dimana harus dijalani sendiri
berjuang untuk mendapatkan jalan indah itu
tapi bukan bersamamu , bersama dia
suara akustikmu adalah suara ketika kau merindukanku
melegakan hatiku karena kau merasakan hal yang sama denganku
(isi hatinya yang merupakan bagian kata yang ingin diucapkan ketika mereka bertemu tanpa disengaja )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar