Jumat, 07 Juni 2013

LUPA JUDUL




Hari libur
suasana sepi tapi aku masih ditemani dengan cerita cerita fiksimu
yang mengumandangkan banyak pertanyaan dikepalaku
yang pertama : kenapa semua ceritamu itu tak pernah berakhir bahagia ?
yang kedua : tokoh dalam ceritamu itu sepertinya aku mengenalnya
yang ketiga : bukan maksudku mengungkit siapa tokoh dalam ceritamu alagkah baiknya memberi tahu awal  kalian bertemu dan sampai dimana cerita kebersamaan kalian
yang keempat : seolah olah kau menginginkan tetapi tidak berani mengikuti alurmu sendiri
yang kelima : semua ceritamu selalu menggantungkan sitokoh itu termasuk kau sendiri ,
yang keenam : tak ada atau jarang aku melihat ending yang mengharukan atau membahagiakan semuanya , GANTUNG !

Hmm...
mungkin hidupmu terlalu singkat atau memang kau yang menyingkat perjalanan hidupmu
tapi apapun itu pastinya kau senang
pertanyaan yang diatas hanya satu yang membuat aku penasaran dan janggal pertanyaan yang pertama
apa sebab dan apa alur akupun tidak mengerti
sulit memang memahami cerita orang apa lagi ketika cerita tersebut membuat kita harus berada pada zonannya yang kita sendiri masih harus berfikir tegas dan harus mencari jawaban terkaan untuk ceritanya sedangkan zona cerita kita saja kita masih binggung apa lagi zona ceria yang lain >,<
sudah semacam soal matematika dan logika berfikir saja
mckk...

Baiklah .
lupakan hal tadi. Memangnya ceritamu itu alur dari cerita kehidupanmu ya ?
kalau memang iya aku salut padamu yang biasanya orang tidak mau terpubliskan ini malah kau mempublisnya *tepuktangan*
sekilas aku membaca semua cerita yang ada dan mendapati satu cerita yang membuat aku merasa berada dalam ceritanya
sungguh menakjubkan
sungguh ,coba kau membacanya dan jangan memikirkan yang aneh aneh terlebih dahulu
baca dari awal hingga hampir pertengahan mungkin kau tahu siapa tokoh dalam ceritanya
...
iyaa aku tahu sosok wanita yang pernah singgah dihatinya tapi telah sirna
*hassssszz*
huuuuuuuu, terharuuu aku .
tapi ceritamu sangat romantis namun gantung gantung
aku menunggu ceritamu yang mulai dari awal pertengahan hingga akhir
menunggu ~

*berdasarkan isi perbincangan ditelepon suatu malam~



Tidak ada komentar:

Posting Komentar