Sabtu, 01 November 2014

PRIA LABIRIN




Bermiliar tahun bumi terbentuk lalu hadirlah manusia mengadakan dengan segala pernak pernik kehidupan
gedung pencakar langit berdiri kokoh sementara disisi lain hatiku berkecambuk bagai perang hirosima dan nagasaki 
namun aku terlelap dalam hidup semacam ini 
 
Dia pria seperti karet gelang. Saat menarik diri, dia hanya dapat mulur sejauh dia dapat mengerut kembali. Dia datang dalam mimpi sesuai anjuran dokter aku patah semangat. Dia pria labirin yang pernah terkuak dalam hidupku. 

__

Banyak pendapat mengatakan bahwa pria berasal dari planet mars 
ada pula yang bilang pria itu berasal dari tanah dan ada lagi yang mengatakan bahwa pria berasal dari sperma. 

Pertemuan tak mungkin disalahkan dan perpisahan tak mungkin menjadi kenangan
mempertahankan diri dengan pria seperti karet gelang yang mirip dengan labirin 

__

Kadang aku ingin membalas semua namun hatiku masih berbalut kata 'mengasihani'
kadang aku ingin lari dari kenyataan namun aku masih berjalan ditempat dengan kenyataan seperti berolahraga
akhirnya aku semakin lelah melelahkan batin dan jiwa karena bermimpi
dengan bernafas panjang aku menjadi kuat aku mencoba bertahan 

__

Aku datang dalam muasal cinta 
mendendangkan senandung kudus dalam hujan ku tiup mimpi 
warna-warni cahaya pelangi dilangit

awalnya aku tak pernah menginginkan namun kadang doa dijawab oleh kebenaran yang tak diterima disitulah awal mula aku menerima bahwa dia doa yang terjawab 
terkadang pembelajaran teologi memang menjanjikan

__

Terkadang dia seperti racun untukku , seperti ganja, dan seperti nafsu 
burung yang sendiripun terkadang membutuhkan lubang kehangatan 
tak tertebak bukan ?

seperti itulah keadaan aku sekarang mencari dia dalam sebuah labirin menuju pintu utama yang menjadi pertanyaan apakah pintu labirin sudah terbuka ?
ternyata sudah namun pengumuman tidak ada . Mungkin seperti itulah labirin seorang pria 

__

Aku membuka sayembara 
barang kali dia tertarik dan ternyata dia pendaftar pertama yang membuat aku terkejut

Labirinnya masih menunggu dan aku mencoba menjawabnya 
aku menemukan banyak mereka dalam labirinnya dan mereka berbisik 
"jalurmu masih banyak, mampukah kau menelusurinya ?"
aku menjawab : " selagi aku belum menemukan Minotaur dalam dirinya "

__

Sayembaranya bertanya labirin sedang apa ?
sedang menikmati kopi hitam dari suatu negara 
Labirinnya bertanya sayembara sedang apa ?
sedang mencari kata adil dimuka bumi seperti utopia dongeng pelipur lara entah bagaimana, rasanya tidak ada yang adil 
mengapa ? tanya sang labirin 
sebab kita hanya mencari tidak menciptakan 

__

Mereka masih menertawakan aku soal labirin itu mereka masih mencemoohku kalau aku bisa menjelajahi labirin seorang pria . Jika aku bisa mereka akan berkata apa dikemudian?

Aku masih terjebak ditengah labirin pria ini 
aku tak bisa keluar sayembaraku melayang-layang diatas labirin itu 
dia berhasil menjawab sayembaraku , akankah aku tertipu ?

Aku masih saja terjebak 
pikiranku lenyap , pikiranku hilang . 
Aku ingin melepas diri namun labirin ini kuat  
aku tak mampu melepas diri 

Dan mereka menang dan mereka bahagia

__

Labirin pria ini datang menghampiri aku dilika-liku jalurnya sembari duduk bersandar dibahuku
labirinku memang sulit , susah, dan payah diatur 
aku tak mau melukaimu dalam labirinku yang luas ini 
didalam labirinku yang luas ini ada satu tempat yang belum kau capai  dan aku capai
dan aku masih membangunnya karena sayembaramu telah menjadi penyemangatku 
Bisakah engkau bertahan dalam labirinku yang sukar kau tempuh 

Aku punya pertanyaan ?
apa itu ?

Jika aku bisa bertahan dalam labirinmu 
bolehkan aku menebarkan bunga dalam labirinmu sampai kepintu ujung labirinmu ? Jika boleh lindungilah sayembara yang sedang melayang-layang itu karena kau adalah pendaftar pertama yang berhasil memecahkan sayembaraku berkat lika-liku labirinmu 

__

Lakukan semua sebaik yang engkau bisa
dengan sepenuh hati yang kau bisa , 
dalam segala cara yang kau bisa di segala tempat dilabirinku yang kau bisa
pada setiap waktu yang kau bisa selama mungkin yang kau bisa 

__

Aku tak bisa memandangmu 
aku tak bisa mengejar bayangmu 
aku tak bisa menatapmu 
aku  sedang melayang-layang bersama sayembaraku , mengambang ditengah kota labirinmu 

Aku masih terjebak masih setengah bunga yang ada dilabirinmu 
aku masih meraba bagaimana menahlukkan labirinmu 

aku masih berimajinasi dengan dunia labirinmu 


__

Aku sedang bermimpi

 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar