Rabu, 31 Juli 2013
TERLAHIR UNTUK BUDAK !
Cerita ini mungkin mengitari setiap kehidupan semua manusia
dimana semua manusia merasakan hal yang sama namun enggan mengungkapkannya
melalui cerita ini mungkin mereka akan sadar hal ini
Menghirup udara adalah kewajiban serta keharusan para manusia
tapi hal ini tak pernah terjadi padaku
pilihan hidup adalah pilihanku
berani memilih berarti berani menjalankannya hal yang mudah untuk diucapkan namun sulit untuk dicermati
sebagai mahkluk yang memiliki akal dan pikiran tentu saja sudah memiliki rencana kedepan dan rencana ini
sudah terdidik sejak anda terlahir kedunia
Dunia tidak pernah salah apalagi waktu
dunia dan waktu saling berjalan beriringan dimana ada dunia yang indah disitupulalah waktu yang tepat
Tuhan menciptakan alam dan seisinya sudah tepat tinggal hanya manusia yang mengkoordinasikannya
baiklah ini semua kembali pada diri sendiri
Alam tahu mana yang baik dan mana yang buruk
begitu pula manusia . Tapi terkadang manusia memiliki ego yang tinggi dan gengsi yang melebihi tingginya ego
kita ibaratkan saja cerita ini adalah ceritaku dikutip dari setiap orang yang berada disekitarku
Cerita akan ditulis ...
Dari aku kecil aku tak pernah merasakan kasih sayang yang begitu besar sebagaimana layaknya seorang anak dimana masa emas yang menjadi kebahagiaannya
aku terlahir sebagai manusia yang normal yang butuh asupan gizi dan lain sebagainya namun aku rasa itu bukan hal yang terpenting untukku yang kubutuhkan hanyalah 'kasih sayang'
kasih sayang itu tidak didapat dengan mudah tidak didapat semudah membalikkan telapak tangan
butuh waktu untuk meniliknya
Saat aku beranjak remaja aku menjadi budak kedua orang yang aku sayang
menjadikan aku layaknya sebagai bahan percobaan selama bertahun - tahun
capek letih terkekang semua aku jalani dengan hati yang gundah
tak mau tapi dijalani , mau tapi pura-pura tak ingin
memang butuh kesabaran yang penuh untuk hal ini
Banyak penat dikepala
banyak kata yang tersembunyi dibalik hati , namun enggan terucap hanya menunggu waktu yang tepat
seperti pada kata yang tertera diatas
ingin berteriak namun tak bisa dan pilihan terbaik menahan semua
menjadi yang terdepan banyak resiko menjadi yang terakhir juga demikian bedanya waktu menjalankannya
Hingga hampir seperempat abad aku tetap begini
begini begini dan begini , yaa mungkin kata begini akan melekat disetiap perkataanku pada mereka
mereka yang tak mengerti jalan pikirannku
mereka juga merasakan yang sama dan senasib denganku tapi diantara ini kami tetap memiliki perbedaan
aku saja binggung untuk mengutarakannya
Inginku cuma satu dan mungkin jika Tuhan mengijinkannya
aku mau hidup bebas layaknya seorang manusia
aku mau melihat kedepan tanpa harus menjadi budak orang yang benar benar aku sayang
aku mau melihat siapa akau ? apakah aku berguna jika mereka telah tiada
aku mau menitih jejak mereka sebagai seseorang yang menginspirasiku
aku mau mereka mendukung apa yang kumau
dan aku mau mereka selalu ada buat aku kapanpun aku butuh dan sebaliknya
tapi itu hanya hayalanku saja dan sampai sekarang aku tetap budak
aku hanya bisa diam untuk menyenangkan mereka
jika aku marah aku takut emosiku takkan terkontrol dan takkan terkendali oleh otakku
yang dipenuhi dendam dan amara yang besar
sabar mungkin adalah jalan terbaik aku dan diam adalah cara aku untuk menenangkan pikiran ini
dan sendiri adalah waktu dinama aku untuk menenangkan hatiku
Aku ini manusia yang memiliki tujuan untuk bahagia kelak
tak ingin menjadi budak
budak orang yang menjadi bagian dari hidupku
kerasnya jiwa tidak dapat memadamkan hati yang murka
Kepada siapa aku harus berkata
apa mungkin mereka yang baru mau mendengar iya kalau mereka tidak memiliki jalan hidup yang berat
tapi jika mereka memiliki jalan hidup yang lebih berat ? apa pantas aku berkata ?
mereka bukan konsultan dan mereka bukan Tuhan kedua bagiku tetapi aku yang menjadi beban bagi mereka
beban yang benar-benar kotor !
Dengan ini aku berkeinginan untuk tidak menjadika manusia sebagai budak
melainkan manusia yang berharga nantinya
jika kelak aku menjadi orang , orang yang berpengaruh bagi mereka yang membutuhkan
semampu dan semampunya aku akan berada disisi mereka
agar akelak aku menjadi manusia yang berharga dimata mereka yang tertutup akan ego dan gengsi
cerita ini mungkin sudah mempunyai kisah layaknya cerita rakyat
namun mungkin anda semua mengerti akan hal ini
Aku terlahir sebagai budak !
#bukan atas dasar keinginan melainkan keinginan orang yang belum tercapai
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar