Senin, 14 April 2014

LOLIPOP







Aku menyebutnya pria lolipo.
Aku juga tidak tau kenapa aku menyebutnya seperti itu aku merasa sebutan itu menyenangkan. 

Hari itu aku sangat kesal dengannya sudah berulang kali aku mengingatkannya sampai aku sendiri bosan. 
tapi ada satu ketertarikan buatku dia mampu mengalahkan keras kepalaku. 

Ha..Hi..Hu..He..Ho.. uaoooo .
Pria lolipop sebutku dalam hati. Membuyarkan lamunanku . Berwajah seram berbadan kurus , rambut keriting panjang , yang muncul dalam cermin itu . 
Dan aku mulai jatuh cinta padanya ...

_____

Sudah dua bulan dia tak muncul dicermin , apa yang sedang dia lakukan ?
Aku merindukanya ...
Aku rindu saat dia memelukku ketika aku ketakutan 
Tuhan yang maha adil berikan kami waktu yang tepat 

Hari itu aku merasa lelah sekali , tepat dini hari aku bermimpi 
dia datang dalam mimpiku memelukku dengan hangat 

"tenang aku di sampingmu gadis manis "

Kata-kata itu menenangkan hatiku hingga aku tertidur kembali. 
Aku menunggunya didepan cermin , hingga hari berganti ...
Tapi aku sia-sia ...

_____

Esok hari aku pergi ke sebuah toko buku , aku mencari beberapa buku menarik mengisi waktu luang yang kosong. 
sekitar dua jam lebih aku mendapatkan beberapa novel lalu aku melirik ke suatu tempat yang menurutku menarik dan aku membelinya .

Malam tiba aku telah menulis beberapa cerita pendek di kertas yang aku beli itu untuk memancingnya datang dari cermin itu hampir setengahnya berisi tentang pertama kali kami bertemu. Sederhana namun dia tak kunjung datang .

Aku memutuskan untuk berhenti menunggunya , memikirkannya , dan sampai dia membawakan lolipop berwarna coklat sama seperti ketika aku memakan coklat

_____


*Dear , Pria Lolipop*
Hidupmu penuh warna warni seperti permen lolipop tapi , apakah kau bahagia jika kau tak pernah melihat coklat berbentuk bunga ? 

Sayangnya kau membenci coklat tapi aku mencintai coklat aku tak peduli warna hidupku seperti coklat karena aku akan bersatu dengan vanila dan vanila akan mengundangmu untuk bergabung 

Apakah kau masih sanggup untuk tidak menjadi bagian dari coklat ? 
Apakah kau mau hidup hanya dengan warna cerahmu ? 

Apakah kau bersedia masuk kedalam dunia coklat dan menaburi warna cerahmu diatas coklat sebagai hiasan ?

Jika kau bersedia datanglah sebagai mana kau datang malam itu di cermin kesayanganku yang bisa menunjukkan seluruh tubuhku dan didepan cermin itu kau memelukku 

Saat kau kembali bawa lolipop yang berbentuk bunga dan taburi coklat sebagai rasa manisnya , terimakasih . 

_____

Aku tidak tahu aku sedang bermimpi atau tidak . Aku membuka mata diterik matahari aku dapati sosok pria lolipop di depanku memakai kaos berwarna hitam tipis dibaluti jaket tebal , celana jeans panjang berwarna biru , dan sepatu kets berwana biru dongker . 

Seketika aku terdiam 
ingin memeluknya , ingin menciumnya , dan berteriak pada dunia terimakasih Tuhan dan waktu ..

Aku membawakan apa yang kau pinta gadis manis , jangan pernah lupakan aku aku selalu memperhatikanmu dari jauh bersama warnaku 





sambungan lelaki ceriminku

Lolipop Bunga Coklat 

satu cerita pendek lagi menyusul >>>
 






 

Minggu, 23 Maret 2014

LELAKI CERMINKU






* Cermin idamanku menunjukkan rupaku dari ujung rambut sampai ujung kakiku dengan demikian aku mencintaimu dari ujung rambutmu sampai ujung kakimu  *


_________________________________________________________________________________
  

Hujan turun beruntun sore ini aku menggigil kedinginan 
Ona..Ona.. Aku mendengar suara Mamakku dan aku melompat meninggalkan ruanganku .
"Mamak " ucapku 
"ada apa sayang ? "
"aku takut gelap "
"Mamak disini menemanimu sayang ?" Mamak memelukku erat .


Hampir dua jam hujan tak kunjung reda . Aku memang menyukai hujan tapi aku tidak suka jika hujan beriringan dengan petir membuat otakku berfikir yang tidak-tidak . 
Telepon rumah berdering ..

"Halo, selamat sore ?"
"Bisa bicaran dengan Ona ?"
"Iya , dengan saya sendiri ? ini siapa ?"
"Ona , ini Stev besok kita jalan yuk?"
"ohya , baiklah kabarin saja besok oke , bye ."


Siapa Ona ? suara mamak dari seberang .
Stev mak , dia mengajakku besok , lalu aku meninggalkan Mamak sendirian . 
sudahkah kau telepon Bapakmu ? Mamak memotong langkahku dan aku berhenti dan meninggalkannya kembali .
"sejak kapan Bapak rindu samaku dia terlalu sibuk dengan pekerjaannya " gumamku dalam hati .
___

"Mak , sampaikan salamku sama dia ya mungkin minggu depan aku pulang kalau tidak ada halangan "
"jangan berbuat janji kalau tidak bisa ditepati Pak , kamukan tau dia keras kepala "
"iya Mak sampai nanti ya , daa.." Telepon Bapak dari seberang .


"Mak , aku pergi . 
"hati hati ya ". 
___

"Mamak mau pergi ketempat kerja Bapakmu , jaga rumah baik-baik menu sudah Mamak siapkan dikulkas kamu tinggal memanaskanya selama 2 minggu Mamak disana , oke ." pesan singkat masuk keponselku . 

Ahh! sial! Mamakkk!

"Kenapa kau Ona ?" tanya Golda 
"mamakku !" 
"sudahlah nanti aku nginap dirumah ya ?"
"nemenin kamu , tapi besok deng .."
"T-E-R-S-E-R-A-H"

__

Menjelang sore tiba , rumah kosong dan sepi . Aku merebahkan tubuhku dan tak berapa lama ponselku berdering , pesan singkat masuk .

"sayang , mamak akan tinggal bersama Bapakmu disini kamu sendirian tidak apa-apakan ? Kasihan Bapakmu tidak ada kawannya mungkin Mamak akan pulang tahun depan . "

Anjing ! 
jadi aku ? ahh ..
Mak , aku gak bisa masak bagaimana mau makan ? bangun pagi ? sarapan ? 
oh Bunda Maria berkati aku ...
____

Menjelang malam tiba ..

Stev menelponku kami berbincang sepanjang malam ini hingga dini hari tiba . Aku merasakan sesuatu dari cerminku , cermin yang aku idam-idamkan yang bisa memperlihatkan rupaku dari ujung rambut sampai kakiku . Ada sesosok lelaki tinggi , berambut gndrong , kulit sawo matang ,kurus dan memakai baju bola,bernomor punggung 17,dia tersenyum . 

Aku menyudahi perbincangan kami . 

"Siapa kau ? Kenapa kau ada dicerminku ? "
"pertanyaan yang lucu gadis manis "
"jawab pertanyaanku !" 

"aku ditugaskan untuk menjagamu dari bahaya , karena kau adalah gadis  manis pilihan penyuruh itu. "
"siapa pula yang berani-beraninya menyuruhmu menjagaku. Bukan alasan itu  pria kurus ".

"Kau gadis manis keras kepala , tidak pandai memasak , bangun tidur saja  kau malas bagaimana kau menjadi seorang Ibu nanti , seperti mamak kau ,  dasar I-D-I-O-T ".

"apa kau bilang ?! bangsat kau ! "

Aku melemparkan novel tebal kearah cerminku sayangnya lelaki bersosok kurus itu tidak pergi juga dia tertawa melihatku marah . 


"aku bersumpah tidak akan ada wanita yang mau menikahimu baik diduniamu  dicermin ini !"

"ohya ? hmm .. bagaimana kalau kita jodoh gadis manisku ?"

"menjijikkan "

Jam menunjukkan pukul 3 pagi aku kehilangan rasa kantuk yang sedari tadi kutahan-tahan 

" Hei gadis , tidurlah besok kau akan berangkat kuliah "
" siapa namamu ?" tanpa basa basi aku menerjunkan pertanyaanku 
"  namaku ? kau tak perlu tahu siapa namaku "
" aku bertanya sekali lagi siapa namamu , biadap !" 
" gadis manisku yang keras kepala , baiklah akanku beri tahu namaku , kau       boleh memanggilku sesukamu , walaupun aku punya nama bagus sekali         dibandingkan dengan namamu . 
" baiklah aku akan memanggilmu betina "
" JANGAN " enak sekali mulutmu memanggilku itu "
" Bujang Lapuk ! makanya katakan namamu siapa . apa susahnya sih memberi   tahu
" baiklah , kau boleh memanggilku Frans Marciano "
" waw. Namu pasaran !"
" kau ? iihh"
" kenapa ? emosi ? HAHAHA"


Kau sudah membuang waktuku sangat lama , aku tak butuh kau sekarang pergilah . Aku melemparkan novel tebalku kearah cermin dan dia menghilang .
____

Pukul 10 tepat 
aku berangkat kuliah meninggalkan kamar yang layaknya tempat gudang dan Stev telah menunggu untuk menjemputku . 

Kuliah antropologi adalah kegemaran kami berdunia . Selesai kuliah hari ini aku tak menceritakan kejadian tadi malam yang kualami pada Stev aku mencoba menyembunyikannya .

'' Ona , hari ini kita gak bisa pulang bareng , maaf ya "
" oke gak apa-apa Stev "
" sekali lagi maaf , daa "
" daa "

____

Hingga berbulan-bulan aku bertemu dengan lelaki yang ada dicerminku tanpa seorangpun yang tahu . Hari ini mamak tidak ada menghubungiku sama sekali mungkin dia sibuk mengurusi bapak . Aku benar-benar capek hari ini dan aku jatuh dikasur empuk . 



Hampir 4 jam aku tertidur pulas mengembalikan energiku . Aku meronta-ronta dan mengucapkan "pergi kau ! pergi ! aku tak butuh kau untuk menjagaku ! mamakku akan datang , pergi kau ! dan aku tersadar dari tidurku memeluk sosok lelaki kurus itu .

" Gadis manisku , aku disini menemanimu , kau hanya bermimpi buruk " .         Kata-kata itu seperti kata-kata mamakku .
" Mamak "
 

Aku memeluknya erat dan dia mengelus rambut panjangku dengan lembut aku melihat wajahnya panik menlihatku .

" Kau ? kau bisa memelukku ?"
" sudah kubilang gadis manis aku bisa melakukan apa saja untukmu "
" bagaimana caramu keluar dari cermin itu ?"
" hanya aku yang tau . bergegaslah bersihkan tubuhmu . akan kutunjukkan       sesuatu untukmu manis .


20 menit kemudian ..
Makan malam telah selesai sop ayam dan ikan sambal serta tahun dan tempe disemur .
ini makanan kesukaanku , wah kau pandai memasak ya *** aku lupa namamu mari makan ..

Beberapa menit berlalu ..
kelihatannya gadis manja kelaparan hari ini untungnya aku memasak ikan yang cukup untukmu .

T-E-R-I-M-A-K-A-S-I-H  T-U-A-N  F-R-A-N-S M-A-R-C-I-A-N-O 

kembali kasih gadis pemalas 
dasar bujang lapuk ! 
___

Sudah hampir setahun temanku dirumah adalah lelaki cermin itu . Kami sering bersama bercanda dan tertawa bahkan dia menemaniku tidur setiap malam mengecup keningku seperti yang dilakukan mamak padaku . 

Andai dia nyata aku mungkin tak rela meninggalkan dia , ucapku dalam hati ..

selamat malam gadis manis mimpi indah .
___

"Kau ? apakah kau menyukai gadis manis itu , Frans Marciano ? "
"iya Tuanku penyuruh "
"apakah kau ingin memperistrinya Frans Marciano ?"
"itulah yang aku pikirkan Tuanku penyuruh , aku binggung akan dia "
"kerjarlah dia bahagiakan aku "
"apakah kau setuju Tuanku penyuruh ?"
"aku sangat setuju , aku sudah tua tak butuh apa-apa lagi aku hanya              menunggumu menjadi seorang manusia kelak . bahagiakan aku "
"iya Tuanku penyuruh "

"aku akan membantu semua kesulitan yang dia alami dan kau alami "
"terimakasih Tuanku peyuruh "
____


" Ona ?" panggil Frans Marciano menghilangkan lamunanku 
" iya ? "
" kita sudah hampir dua tahun bersama , bolehkan aku menemanimu sepanjang hidupku ? "
" boleh "
" apa alasanmu ? "
" kau baik , itu saja "
" hanya itukah ? "
" hmm.. kenapa ?"
" bolehkah aku mencintaimu selamanya ?"
" ......"


" Kau hanya lelaki cerminku tidak ditakdirkan untuk menjadi manusia  sepertiku . Aku mencintaimu lelaki cerminku sosok lembut dan penyayangmu   takkan aku lupakan . kecupan kening setiap malam itu yang membuatku nyaman seakan kau menjagaku , semoga kelak kau menjadi manusia dan kerajaan cerminmu musnah  "

.. aku menunggumu keluar dari cermin ketidakadilan itu ..

Sabtu, 01 Februari 2014

FATAMORGANA






Fatamorgana adalah pembiasan cahaya melalui kepadatan yang berbeda sehingga membuat sesuatu yang tidak ada seolah ada . Dan Fatamorgana ini adalah cinta yang ada tapi seolah tak pernah ada 




'Kau menyukainya ?' Tanya Yolan padaku .

'Tidak , perasaanmu saja itu . lupakanlah .
'Ayo jujurlah Ta '.

Pembicaraan sore hari itu membuat aku mati berdiri karena satu pertanyaan dari Yolan sudah semacam seribu pertanyaan . Ibarat menjawab soal UN . 


Ayo pulang seru ku diantara keramaian . iya jawab Yolan . Sembari Yolan membereskan barang-barangnya aku menuju parkiran .

tak berapa lama ponsel Yolan berdering . Siapa tanyaku pada Yolan . Stev .
kita harus latihan seminggu lagi ada festival kita jadi bintang tamu ditunggu ditempat biasa ya 
'Ta hari ini kami ada jadwal latihan , kau bisa pulang sendirikan ?' 
'hmm baiklah .'
'jangan marah please ???'.
'oke i'm fine bro '.
'oke daa'.. 

~~


Esok malam Stev kerumah dia datang tiba-tiba dan membawaku martabak rasa coklat . 
Besok ada film bioskop yang enak , kau mau menemaniku Stev 
hmm film apa ? 
film indonesia judulnya Comic 8 
baiklah kuda hitam aku akan menemanimu 
HORE... 


~~


Hari ini adalah pertunjukan festival dan sudah menunjukkan beberapa penampilan dari mereka yang di undang sebagai penutup dan bintang tamunya dimeriahkan oleh 'Last Story From Us ' . Tepuk tangan yang meriah mengiringi langkah kaki lelaki yang kukenal itu . 

Mata dan tubuhku tak berada pada kondisi saat itu aku memandangi sekelilingku dan kutemukan lelaki kurus, tinggi, berambut cepak , dan bermata bulat . perfect ucapku . Aku mencoba curi-curi pandang dan saat aku melihatnya dia tak ada . shit ucapku . Pertunjukan hampir selesai dan aku sama sekali tidak ikut serta dalam kondisi dan suasana itu . 
ponselku berdering panggilan dari Yo aku menghiraukannya , aku duduk dipojok dengan secangkir chocolate bubble hangat dan menunggu Yo dan Stev menghampiriku dengan wajah kesalku . Sepintas aku melihat kearah panggung terlihat lelaki yang kulihat tadi ternyata dia seorang .. ahh .. untuk kesekian kalinya aku bertemu dengan lelaki Fatamogana .

'Akankah aku harus jatuh hati pada lelaki Fatamorgana lagi ? Apa itu salah ? Namun aku pernah gagal ! Tapi aku jatuh kedalam suasana yang sama lagi ? 
Tuhan beri aku petunjuk , Bunda Maria penuh rahmat kasih aku malaikat yang baik '. 

Dia adalah seorang solois dia mahir memainkan gitar dan kupandangi panggung itu penuh dengan wanita-wanita penggila pria tampan dan dia mulai memetik gitarnya dan membawakan lagu dari Passenger ' Let Her go ' . Dan merupakan lagu kesukaanku 

Aku beranjak dari kursi dan pergi meninggalkan panggung bersama dengan suasananya . AKU BENCI LELAKI FATAMORGANA !

~~

Beberapa hari kemudian ..
Ta mau kemana ? tanya Yolan . Mau ketoko buku . Aku antar ? . tidak usah bukannya kau ada kuliah prakter hari ini ? . sudah kuselesaikan semalam dan hari ini aku free . ceeileeeee . apa sih kau ? Yolan mengerutu melemparkan bantal santai kearahku dan untungnya meleset . brakk .. tepat mengenaik Stev .mampus ucapku ,aku pergiii daaaaaa . 

Keparat kalian !!! Stev seperti terlihat mengaung . 


~~

Beberapa jam ditoko buku aku lebih memilih melihat novel terbaru dan ahh... kutemukan lelaki Fatamorgana itu lagi . Tuhan kau tidak adil . 

'Hai ' 
'....'
'Kau wanita yang ada difestival beberapa hari lalukan ?'
aku mencoba bersikap manis walau terlihat risih 
'hmm ya, kau benar . ada apa ?'
'oh iya kita belum berkenalan , namaku Rey '
'Tata '

'suka novel '
'lumayan, kau ?'
'suka buku yang berbaur tidak jelas '
'maksudmu ?'
'yah hmm seperti ini '
'ohh'

Hampir dua jam kami berada ditoko buku tersebut . Dehidrasi , Lapar dan aku merasa gelap gulita menyelimutiku aku tiba-tiba terjatuh .
Tata ...

~~

Sudah lebih dari beberapa bulan aku mengenal Rey kurang sedikitnya ada beberapa hal yang kusuka darinya tapi apa mungkin aku mencintai lelaki Fatamorgana seperti dia . aahh tidak . 

' Fatamorgana , Fatamorgana, Fatamorgana , dan Fatamorgana '

Kau sedang apa Ta ? Yolan mengagetkanku 
sedang ????
Fatamorgana ? maksudmu apa ? 
aku melirik kanan dan kiri mencari Stev , takut kalau dia juga berada tepat dibelakang Yolan . Tidak apa-apa . 
Fatamorgana ? kayaknya seru jadi judul lagu 
hmm yayaya seru , buat sajalah aku setuju 

aku beranjak meninggalkan Yolan .
Kau menyukai lelaki Fatamorgana itukan ? 
aku terdiam seribu bahasa 
Dia teman sepanggung denganku , saat kau meninggalkan festival itu dia bertanya padaku 
jadi kemarin itu ? ahh .. 

Akuilah .
tau apa kau Yo tentang suka ? bukankah kau pernah menyukai wanita Fatamorgana juga ? Berjanji akan menerimamu namun seribu langkahmu putus begitu saja kata indahmu hilang tanpa harus kau tulis . Tapi sekarang kau masih menunggunya kan ? Menunggu keajaiban dunia yang keberapa Yo ? Kau tidak ditakdirkan dengannya . Mencoba membangkitkan kenangan kau bersama wanita Fatamorganamu ? omong kosong Yo . Kau lihat sekarang dia memilih siapa ? Belajar setia susah belajar selingkuh gampang Yo . Kau hanya sampah untuknya . Kau juga bahkan bernyanyi untuknya dan pada akhirnya dia memerlukanmu pada saat dia butuh saja kan ? .

Taa.. 
halah! 

~~

Taa ...
Aku mendengar suara dari seberang yang memanggil namaku kuperhatikan secara detail dan kudapati Rey memanggilku . 

Hai
Hai juga sedang apa ? 
Lagi melihat jadwal mata kuliah hari ini , kau ?
Sama aku juga 
Kau kuliah disini ? 
Ia , kenapa ? kau juga kan Ta ? 
hmm yaa yaa yaa

12.00 
Aku makan siang bentar ya Yo bareng Stev saja , aku pulang sendiri . *suara pembicaraan ditelepon*

Hai sayang seru Stev dan memelukku erat .
Hai , sudah kelar kuliah Etnomusikologimu sayang ?
Sudah dong , bagaimana dengan ibu Psikolog ?
haha
Sayang ayok makan siang 
hmm aku masih ada mata kuliah tambahan sayang , maaf . 
hmm baiklah aku makan siang sama Yolan saja , daa . daa. 

~~

Aku tunggu diparkiran ya Taa , suara Rey membuyarkan lamunanku . 
mau ngapain emangnya ? 
Rey .. woii .. ahh ..


Suasana diruang makan siang  
Kau kenal dengan Yolan ?

ya kami berteman baik , kau ?

Ia teman di festival kemarin 

Ohya .

Kau suka dengan Yolan

Untuk apa kau bertanya itu Rey itu bukan urusanmu bukan ?

Bukan memang aku hanya bertanya 

Tau apa kau tentang suka ? yang sudah pasti berhubungan dengan cinta .

Suka bersifat sementara dan cinta bersifat kebohongan 

Hebat *tepuktangan* kau pintar juga membalikkan kalimat pantas saja ..

Apa maksudmu Taa ? bukankah memang demikian , aku ?

Pahami sendiri apa maksudku . Aku banyak mendengar cerita tentang kau dan aku memberimu nama lelaki Fatamorgana .

Fatamorgana ? maksudmu apa ? Aku tidak seperti yang kau kira Ta 
aku juga lelaki biasa mencintai manusia biasa bukan malaikat atau apalah itu 

Urusan cinta dan mencintai itu hanya kau yang tau bukan aku Rey . 

Kau ahh ... 

Apa ? lelaki Fatamorgana sepertimu tak layak dicintai atau bahkan kata kasarnya tak pantas . 

Kalau aku mencitaimu ? Lantas apakah bisa ? Apakah salah ? Atau aku berdosa ?

Oh kau salah , salah meletakkan cintaimu . Aku tidak pernah menerima cinta dari lelaki Fatamorgana sepertimu menempatkan cinta yang seharusnya ada namun tidak ada , hmm bukankah kau seperti itu ? Bahkan kau mencoret kata Fatamorgana yang sesungguhnya .

Aku menyukaimu Taa , bukankah kau demikian ? 

Demikian kau buruknya untukku . Siapa yang menyukaimu ? Melihatmu saja aku bosan . 

Aku bukan lelaki fatamorgana yang pernah bersamamu aku berbeda . Aku nyaman saat pertama kau meliriku difestival itu 

Hei itu bukan alasan , bukan nyaman dan itu bukan cinta .Aku hanya sekedar melirik bukan apa-apa .
aku takkan pernah membuka hati pada lelaki fatamorgana sepertimu dan takkan pernah kau kutemui lagi .

Kenapa ? Apa yang salah dengan kata Fatamorgana Tata

Karena aku pernah dijebak oleh drama fatamorgana dan kau sama sekali tak tahu bagamana itu bisa terjadi. Fatamorgana yang menghancurkan semua impianku dan kau takkan pernah kuijinkan memasuki duniaku . 

Pembicaran panas itu diakhiri dengan hujan disenja hari yang mengingatkan aku pertama kali pada awal pertemuan Fatamorgana dengan seseorang 
Aku benci lelaki  Fatamorgana menganggap dunia ada tapi seolah tak ada dan mencoret arti kata Fatamorgana itu sendiri ..


Fatamorgana on February #FF#

Selasa, 28 Januari 2014

JANUARI







Inilah masa-masa aku berkenalan dan belajar seni kemunafikan , seni bermuka dua ..


Malam itu kurasakan udara sejuk menemani kesendirianku aku menghirup udaranya seperti seola-olah aku sedang letih dan mendengarkan dentingan istrumen yang aku bunyikan ditelepon genggamku . Dan tiba-tiba seseorang datang memelukku dan menciumku dengan mesra .

Sayang tidurlah sudah larut malam nanti kamu sakit. Iya sayang jawabku sambil membalas pelukannya .
Iya dia adalah kekasihku setelah lama aku enggan menerima mereka yang mengajakku untuk menjadi bagian hidupku. Dia adalah Frans . 
Banyak sekali perbedaan yang aku temukan diantara kami dan mungkin dia tak menyadarinya tapi aku menganggap itu adalah hal biasa dalam setiap pasangan . Aku yang dominan mempunyai sifat cuek , tidak peduli , humoris dan aneh . Dan dia yang dominan keras kepala , manja , dan selalu ingin diperhatikan . Tapi semua berjalan dengan baik dan selalu baik .

**
Awalnya aku tak begitu tertarik dengannya aku hanya mengganggap saudara selayaknya kakak beradik dan tak pernah terfikir untuk bertemu dengannya sama sekali .

Saat itu bulan Januari tepat dibulan Januari kami bertemu untuk pertama kalinya . Biasa saja menurutku mungkin awal pertemuan dan semua orang pasti akan demikian . Terlintas dibenakku " aku tak pernah menginginkan pertemuan dengannya karena pada saat itu aku sedang bersama orang lain ". 

Manusia yang asik pikirku . Lebih dalam aku melihatnya dengan ngobrol bersama aku mengajaknya berjalan kaki denganku ya dengan apa adanya aku dan insting-ku menyatakan dia orang yang suka menerima orang lain dengan baik . Aku merasakan hal yang berbeda . Dia mempunyai banyak teman dan saat kami sedang berjalan dia banyak menyapa teman temannya dan aku biasa saja sesekali kami berpapasan dengan temannya . Pikiranku cuma satu manusia yang unik ...
Kemudian aku mengajaknya minum bersama denganku yang saat itu aku memesan minuman kesukaanku dan lagi - lagi dia menerimanya . "Tuhan jangan..."  tiba-tiba dia menepuk pundakku.
Ayo berjalan lagi aku bosan disini , sudah selesaikan minumnya ? 
oh iya, kita mau kemana lagi ? 
Kau mau menemani melihat pertunjukkan futsal disana
baiklah . Aku hanya ingin melihat tidak ikut bermain . Bermain juga tidak apa-apa . Dia tertawa lepas . 

Beberapa menit kemudian . Aku bosan aku kira ada yang bagus tadi jalan ketempat lain lagi kau maukan ? . Kita mau kemana lagi ? 
kau bawa aku kemana yang belum pernah aku makan kotamu
"lagi-lagi aku menarik kesimpulan dia orang yang suka bosan ". 

tapi tak terlalu kuperdulikan hal itu setiap orang berbeda termasuk aku . 
Hari ini aku tak bisa berlama - lama diluar karena aku sedang memasuki masa ujian .

Kau sudah pernah makan mie sop ? kalau belum biar kita makan itu ? 
mie sop . Dia berfikir sebentar. Iya aku mau . Kemudian kami pergi ketempat yang kami tuju. Ditempat itu kami mulai berbicara tentang apa yang terlintas dipikiran baik kuliah , teman-teman, dan dia bertanya kenapa mengapa aku tak jadi kuliah di Bandung seperti yang pernah ku ceritakan padanya dulu .

Saat dia bertanya hal itu aku menghentikan makanku sebentar dan berfikir apa yang akan kujawab . " aku mengira dia sudah lupa hal itu tapi ternyata, sial ! apa yang harus kujawab , Tuhan ? " .
Aku mengalihkan perhatiannya dengan berkata kakimu kita lagi makan ngapain naikin kaki mas >.< 
*hap aku selamat terimakasih Hakuna Matata * ucapku lega. 

Jam menunjukkan pukul 19.00 dan aku mengajaknya pulang karena aku tidak bisa lama-lama pulang . 
Aku tak bisa mengantarmu Bunga tidak apa-apa kah ? 
Tidak apa-apa sudah terbiasa sendiri pulanglah hati-hati dijalan dan kami berpisah .
"Aku senang memebuat orang bahagia tertawa lepas saat orang-orang bersamaku karena aku tak mau memperlihatkan kesedihan didepan orang " .
Saat berpisah aku melihat dia tersenyum seakan enggan berpisah dan aku juga demikian  lebih dulu aku meninggalkan dia dan tak perduli dia akan berkata apa inilah awal mula aku menumbuhkan kemunafikan bahwa aku menyukainya . 

**

Selamat pagi sayang aku sudah membuatkan sarapan untukmu segelas kopi dengan roti bakar rasa coklat , ayo bangun ucapku .
selamat pagi juga sayang dia mengecup keningku dan menciumku dengan mesra dan akupun membalasnya .
hari ini kamu hendak kemana ? kuliah ada beberapa proposal yang harus kukerjakan , kamu ? .Mau ACC kan skripsiku doakan ya . iya boss pasti . Hari itu aku mengajaknya tidur dirumahku untuk membantu segala urusanku dia adalah partner yang baik untukku .
sambutan pagi yang hangat itu membuatku enggan melepaskan rasa rindu .

**
Besok kemana Bunga ? pesan singkat masuk ketelepon genggamku . Tidak kemana-mana Frans , ada apa ?. Besok mau ikut aku ke *namatempatyangakusamarkan* . Aku emosi saat membaca pesannya '' seperti tidak ada tempat lain saja ucapku . Maaf Frans aku tidak bisa karena besok masih ujian , maaf ya . Aku membalas pesan dengan manis namun amaraku tidak dapat kupendam . Anjing ! kenapa dia harus mengajakku ketempat itu tempat yang membuatku trauma bersama seseorang ! . Yang membuat aku muak padanya. 
Aku berkata "suatu saat aku akan membawamu kesuatu tempat dimana kakimu dan kakiku pertama kali menginjak tempat itu ." 

Keesokan harinya dia mengantarku pulang dan meminjam baju padaku yang pada saat itu hujan deras menguyur kotaku dan aku memberikan baju putihku itu padanya . And I saw him smiling happy . Hampir beberapa minggu kami berkenalan dan sebenarnya sudah beberapa tahun namun hanya begitu saja . 

Besok antar aku kebandara bisa , Bunga ? pesan masuk .. 
boleh jam berapa Frans ? 
Jam 12.30 nanti aku tunggu dilobby kamu tinggal datang saja 
chec-in jam berapa ? jam sebelasan gitu 
oke aku usahakan ya Frans 
oke aku tunggu 

Aku berunding dengan beberapa temanku untuk mengajak mereka menemaniku dan mereka meng-iyakannya. Kuputuskan selesai ujian aku menemuinya. 

sesampainya dibandara . Aku menemuinya . 
beberapa menit kami ngobrol dengan temanku dan temannya lalu kemudian mereka meninggalkan kami berdua. 
Tiba-tiba aku merasa jantungku berdebar-debar tidak seperti biasanya ada apa denganku ucapku demikian 
Dan ketika dia memegang tanganku jantungku semakin berdegup 
"Bunga maukah kau menjadi pacarku ?" . Aku seperti orang yang amnesia dan berfikir ini manusia gila kali ya nyatain cinta samaku ? aku laki-laki woi. Ingin sekali aku mengucapkan kata-kata itu didepannya namun mulutku tak sanggup dan aku menjawab gila kali kau ya ? sudahlah sesampainya kau disana akan kujawab . 
jawablah sebentar lagi aku akan berangkat .. begitulah perdebatan kami hingga akhirnya aku menerimanya dengan berbagai pertimbangan dan aku menjawabnya 'ya '. Apa ? ulangi sekali lagi ? ' iya kak , hem ".
raut wajahnya kulihat bahagia , senang ,masa bodoh dengan mereka yang mengira dia gila dan akupun ikut senang.  " andai saja ada orang yang membuatku sebahagia ini aku berjanji takkan melepasnya " .Terdengar suara  Pesawat boeing *** harap segera menuju ***
sampai jumpa ... Dia memberikan senyum hangat untukku . Dan aku masih tetap dengan kebingunganku . 

Aku tidak pernah terfikir sama sekali ketika dia menyatakan perasaannya padaku aku hanya membawanya dalam candaan , candaan ketika seorang lelaki menggombal . 

**
Sedang apa kamu sayang ? . Tidak apa-apa hanya bermain sosial media saja 
sudah makan malam ? . Belum aku ingin mengajakmu makan malam bersamaku . Baiklah . Malam itu kami makan berdua menikmati hidangan mie sop yang hangat seperti pada Januari lalu . 

**
Dibulan-bulan pertama aku merasa bosan dengan hubungan ini bulan kedua ketiga ke empat hingga pada bulan kelima Aku dan Frans bertengar hebat dan dia memutuskan hubungan secara sepihak . Aku mulai membujuknya dengan pelan aku mengubah kebiasaan burukku saat aku dulu masih memiliki kekasih 
yang biasanya aku mengatakan 'iya' ketika bertengar dan berujung dengan kata putus . Tapi sekarang aku belajar untuk mengubah itu . Dan akhirnya kami rujuk "Hakuna Matata terimakasih ". 

Bulan -bulan berikutnya aku mulai cuek mulai menganggap ini cuma hal biasa dan tak terlalu sulit untuk dijalani dia juga demikian . Hari itu Frans menghubungiku dan aku tak menjawabnya karena aku sedang besama Jo orang yang dekat denganku dan aku sama sekali tak menghiraukannya . 
aku ngobrol dan minum teh menikmati malam bersama dengan Jo di tempat biasa kami bertemu .

Tiba-tiba saja aku kebelet dan aku meninggalkan telepone genggamku . Jo pun membaca pesan singkat dari Frans setelah aku kembali dia berkata 
siapa Frans ? Aku secara tegas menjawab . Dia kekasihku Jo. Aku sudah lama nunggu kau tapi kau ? ahh ... Jo marah besar. Dan aku harus menceritakan sejujurnya . 
Jo aku tidak pernah menyukaimu aku hanya menganggap teman tidak lebih  
jangan paksa aku menyukaimu . Aku tak pernah berharap lebih darimu Jo . Percayalah . Aku meninggakan Jo sendirian. 
Mungkin kau tidak pernah tahu aku mencintaimu , camkankau itu baik-baik ! aaaa. Aku terus berjalan meninggalkan Jo. Sementara Frans tetap menghubungiku dan aku bingung harus menjawab apa .

Setibanya aku dirumah aku mencoba menghubungi Frans dan dia menjawab jutek . Aku tadi sedang bersama kakak senior mau nobar bola , maaf gak jawab teleponmu . Bersama kakak seniormulah dan jangan pedulikan aku 
selamat bersenang-senang .  Telepone terputus . Anjing . coba saja aku gak menerima ajakan Jo pasti tidak akan begini ucapku . Aku marah . 

Kondisi ini telah membuatku melakukan kesalahan dalam meletakkan arti cinta dalam kehidupanku .

**
Mari pulang aku ngantuk sayang ucapku . Baiklah. Malam ini kau tidur bersamaku ya bantu aku mengurus kerjaanku . Iya sayang . Jam menunjukkan pukul 11.30 . Aku masuk kekamar dan diapun menyusul . 
Frans menungguku tertidur baru dia akan tidur . Saat aku merebahkan tubuh dia pun demikian seolah - olah dia lapar dan menginginkanku dan akupun demikian dia merangkulku dan menciumku dengan lembut dan akupun demikian .

**
bulan berikutnya Aku dan Frans berketengkar hebat . Hingga dia melakukan hal yang serupa . Sangkin geramnya aku , aku mengatakan 'iya kita putus" . 
Kenapa kau seperti itu padaku . Urusan aku mau ngapain bukan urusanmu . Cuma itu yang kau sampaikan padaku ? kau bosan denganku ? . Lagi-lagi aku luluh sebenarnya aku capek dengan hubungan ini aku benci dengan ini semua kau selalu men-judge aku , aku salah apa samamu ? Frans menjelaskan panjang lebar dan aku mengiyakannya. 

Maaf aku terbiasa seperti itu , aku masih .. Iya aku juga demikian . 
maafkan aku juga . 

**
Kemunafikanku muncul begitu saja aku memutuskan untuk jarang menghubunginya , bahkan sama sekali tidak berfikir bagaimana perasaannya . aku lelah , letih , capek , dan bosan . Bahkan aku sempat berfikir bagaimana caraku untuk tidak mengingatknya sama sekali . Tapi aku tidak bisa . Ntah apa yang membuat aku tidak bisa melakukan itu berfikir terlalu kejam aku melakukan itu . Aku memutuskan untuk biasa saja hanya menganggapnya teman . Sebenarnya aku terancam dunia dilema antara mereka . Tapi saat ini aku tidak berfikir tentang apa-apa aku hanya ingin fokus padanya .

**
Apa kabarmu ? Jo menghubungiku . Baik jawabku . Bisakah kau makan malam bersamaku mungkin ini yang terakhir kalinya aku meminta . Atas dasar apa kau mengajakku makan malam Jo ? . Satu alasan ' Aku merindukan kita yang dulu ' . Aku menutup telepone . 
Beberapa hari ini aku banyak diam berfikir kalau keputusanku untuk tidak menghubungi Frans adalah sangat tidak efektif . Tapi ah sudahlah aku membiarkan dia dengan kesibukkannya sedangkan aku dengan diriku sendiri . 
Mungkin aku terlalu munafik melupakannya dan menginginkannya . Tapi aku memang aneh terkadang butuh seseorang dan terkadang tidak . 

**
Rasa bosan menyelimutiku sudah hampir dua bulan aku tidak pernah menghubungi Frans . Menghubunginya hanya ketika penting saja . Sementara Jo menunggu kepastian dariku . Malam itu kuputuskan untuk menghubungi Jo aku mengajaknya bertemu ditempat biasa . 
Apa kabarmu Bunga ? kulihat wajahnya bergembira . Baik . Kamu ? Akan selalu baik jika bertemu denganmu . Jo memegang erat tanganku . Lalu dia melihat dipergelangan tanganku tertulis huruf 'F' inisial Frans . Dia melepaskan genggamannya . Wajah gembiranya itu mengingatkan aku pada sosok Frans awal Januari lalu . 

**
Bulan depan Frans ulang tahun . Aku berencana memberikan rangkain tulisan tentangnya tapi aku membatalkannya aku berencana menghubunginya lebih dulu . Tapi itu semua batal karena aku lupa . Aku kalah malu aku binggung mau bilang apa padanya . Kuputuskan aku mengiriminya pesan dan mengucapkan selamat ulang tahun , maaf telat . Iya terimakasih . Jawaban singkat menentukan kekecewaan . Aku mengaku salah . 

"Aku tidak berfikir politisi dalam menyikapi hubungan yang aneh ini . Aku menganggapnya sekedar perbedaan dua kepribadian' . 

Kemana saja kau selama ini kenapa jika aku menghubungimu kau tak pernah menjawab ? apa kau bosan denganku ? . Aku .. hmm .. Aku belum terbiasa dengan keadaan ini keadaan dimana kau dan aku tidak pada satu tempat kau tak tau apa yang akan aku lakukan hari ini kau mungkin tak akan tahu kalau aku besok akan tidur dengan Jo atau kau tak mungkin tau kalau aku sedang menjalin hubungan dengan pria lain begitu juga dengan mu . Situasi hening maafkan aku . Aku bosan dengan kata maafmu yang bahkan semenit lagi akan kau ulangi .Tapi setidaknya aku sudah mengerti bagaimana kau yang sesungguhnya . Aku bukan orang yang romantis aku tidak suka hal-hal seperti itu tapi aku akan menghargai apa yang kau suka . Aku tidak pandai merangkai kata-kata bijak untukmu . Apa yang terlintas dibenakku itu yang aku lakukan. 
Sekarang aku ingin bertanya padamu apakah kau mencintaiku ? . Aku menjawab iya . 

**
Aku memutuskan untuk mengubah sikap burukku menganggap aku menginginkan dia . Keadaan mulai membaik aku berusaha untuk mencintainya walau aku sebenarnya belum menginginkannya . 
Aku selalu mampu untuk mencintainya tetapi aku selalu tidak mau untuk mencintainya . 
Besar sekali muka kemunafikanku ini menginginkan tapi seolah tak menginginkan . 

**
Aku menginginkan mu selalu bersamaku Bunga. Bukankah aku sedang dalam pelukanmu malam ini ?. Dan kamu yang mengajarkanku cara romantis setiap pagi . Frans mengecup keningku yang seperti biasa dia lakukan padaku . Jangan pernah mengecewakanku lagi ucapnya . Aku terdiam. Maaf . Aku nyaman bersamamu . Dan jangan pernah men-judge ku . Aku mungkin menyukai orang lain tapi tidak seperti aku menyukaimu dan aku bisa dapat apa saja yang aku mau . Tapi tidak sepertimu . Aku tak peduli siapa yang pernah mengisi harimu yang terpenting kau bersamaku sekarang , aku enggak peduli dengan orang lain ini jalan cerita aku bukan orang lain . Percayalah padaku , ketika aku tidak peduli denganmu disaat itulah aku mengkhawatirkanmu . Jangan lewatkan setiap peluang keindahan yang menyapa hidup kita sayang . iya sayang . Taukah kau apa perbedaan diantara kita ? . Tidak , ohh kelamin . Bukan . Jadi ? . Kau adalah rumahku dan aku adalah tamumu . 
Terimakasih telah bersabar untukku . Terimakasih telah berhasil cuek untukku. Terimakasih atas perhatianmu yang jarang untukku .  
Aku tersipu malu dan mencium dengan bahagia .


selesai 

#Aku adalah perempuan Fatamorgana yang mengkalim diri sebagai pemimpin hati





Jumat, 03 Januari 2014

SUARA HATI





Gersang tempat ini membuat tubuh tak ingin berlama-lama disini
menunggu waktu yang tak kunjung berganti 
sudah berapa lama aku menunggu waktu itu 
mungkin tak keberuntungan ku mendapatkan waktu itu 
waktu yang ajaib dan istimewa buatku ntah nama apa yang akan kuberikan untuk waktu itu 

Rindu memuncak ketika waktu yang aku sebut ajaib itu datang 
datang ketika aku dilanda kesepian tapi waktu itu tak dapat menemaniku untuk tetap menunggu , dan aku kecewa ..
waktu yang aku sebut ajaib itu adalah keberuntungan untukku 
keberuntungan yang istimewa 

Rindu hilang seketika tepat bersamaan dengan waktu ajaib itu 
semoga kelak mereka kembali menemaniku 
tapi kali ini berbeda mereka datang dengan membawa suara hati 
suara hati yang lama aku sembunyikan jauh dari apapun bahkan aku lupa siapa suara hati ini ?

Rindu itu datang lagi tepat bersama waktu ajaib dan mereka berkata :


suara hati adalah suara yang terdalam yang bahkan tidak pernah terfikirkan oleh siapapun 


suara hati adalah suara yang menenangkan pikiranmu untuk orang yang berada jauh dari bagian kehidupanmu 

suara hati adalah suara terindah yang kau miliki untuk kehidupanmu dan kelak akan membuatmu bahagia ntah dimanapun kau berada 

suara hati tak pernah bohong namun bibirmulah yang suka berkata bohong 
ketika bibirmu berbicara bohong disitulah suara hati menangis dan disaat itulah kau sembunyikan suara hatimu jauh dari rindu dan waktu ajaibmu "

Kau berpura-pura dalam kepura-puraanmu tapi suara hati tetap bersabar menunggu kau pergi dari kepura-puraanmu 
suara hati selalu menunggu dan menunggu untuk mengatakan bahwa 
Rindu tak pernah lelah menunggu namun waktu yang tak sabar ingin pergi mencari sesuatu yang bernama 'Januari' ...


Minggu, 08 Desember 2013

AKU LUPA BAHWA AKU PEREMPUAN




Lemah lembut , perhatian , pengertian , semangat , pantang menyerah , memberikan senyum walaupun terluka , lebih memilih diam dari pada berbicara, dan suka menyembunyikan hal kecil didalam hati 

mungkin itu kilasan tentang perempuan ~


"Tugas aku menumpuk bisakah kau membantuku, Ma ?" Tanya Sona 
"maaf sayang , aku tak bisa membantu mungkin aku tak pulang malam ini karena aku    lembur dikantor sekali lagi maaf ya sayang "
"baiklah selamat bertugas ."

_


Siang itu Sona segaja membelokkan langkah kaki menuju rumah Tris hanya sekitar 2 kilometer dari tempat dia berpijak. 


"Tris Tris Tris "  teriaknya memangil Tris . Tak berapa lama Tris keluar dan menyambut Sona dengan hangatnya 


"apa kabarmu sudah lama aku tak melihatmu "

"mungkin hanya angin yang bisa membalas bahasamu tadi Son"
"HAHAHA"

"ada apa denganmu ? " balas Tris 
"tidak apa-apa aku hanya menjengukmu saja "
"gayamu , biasa juga kau ingin menceritakan sesuatu "

"benar sekali kepalamu berbicara , dan mulutmu berfikir"
"hah ! itu terbalik "
"iya ! kau pintar "

"kamarmu tak berubah ya masih sama seperti yang dulu , 

"iya namanya juga laki-laki , makanya perilaku diubah "
"diam kau "
"Son "
"apa Tris "
"aku mau cerita , tapi janji kau jangan membocorkan ceritaku kepada siapapun ntah sama siapapun "
"iya baiklah "
"aku menyukai seorang wanita , dia cantik baik , sopan , dan satu yang buat aku menyukainya dia sempurna sebagai mahkluk yang bernama wanita "
"siapa? teman sekampusmu ? seberapa cantik dia ? dan seberapa kerennya dia dibanding yang lain ?"
"bahlul pertanyaanmu sudah seperti polisi yang mengintrogasi saja !"

"jawab aja susah sekali sepertinya "
"teman sekampusku mana mungkin teman sekampusmu kampus kita beda bro! , saat aku melihatnya jantungku berdetak lebih kencang lebih kencang dari pada aku jantungan bicara sama kau Son "
"jangan bilang kau jatuh cinta "
"aku rasa"

percakapan yang panjang dan bermakmakna itu selesai hingga malam hari dan bahkan Sona lupa untuk kembali kerumahnya.


_


Keesokan harinya Sona masih binggung dengan apa yang dibicarakan sahabat lelakinya itu sejak kapan Tris mulai menyukai wanita , bukankah pengalaman kami sama , apa dia sudah bangkit dari keterpurukan hati , atau dia ingin menjalin untuk keseriusan 

ahh ntahlah , seru Sona. 

Sona berjalan menuju perpustakaan 
perpustakaan disalah satu kampus ternama yang nyaman , luas dan sangat tenang 
tiba-tiba dia bertemu dengan teman sekampusnya yang tujuan mereka juga sama ingin menulis untuk keperluan mading 
mereka menulis sekreatif mungkin agar banyak yang memberi tanda tangan karena sudah dibaca serta komentar-komentarnya 

"Son kau mau buat tulisan tentang apa ?" tanya Ivan 

"apa saja Van yang penting menarik " balasnya 
"oia , bukankah kau suka pada anak-anak kenapa kau gak buat tulisan tentang anak-anak ,  biar aku yang membuat karikatur anak-anaknya "
" idemu luas juga Van "
"bagus kali ya Son "
"HAHAHA"

"besok ikut kampanye untuk anak-anakkan Van ?"
"ikutlah Son , biar aku juga tau bagaimana menyelami seorang anak-anak "
"oke "

Hingga petang menyapa mereka tetap mengerjakan tulisan mereka hingga dipajang dimading esok harinya , karena esok adalah hari anak sedunia.

_


Beberapa bulan kemudian 

Tris tak pernah lagi menghubunginya sama sekali dan hanya sekedar menyapa saja tak ada
mungkin saja Tris sibuk dan sangat sibuk 

_


Kamar Sona berantakan segala poster-poster band rock lepas dari dinding yang mengitarinya. Padahal itu band favorit sejak zaman bocah ingusan yang sedang bertumbuh


"mengapa kamarku berantakan ada apa ini ." Tanyanya dalam hati 

"Sona " panggilan Mama membuyarkan tanda tanyanya 

"Ma kenapa dengan kamarku ?"
"Mama yang mencabut poster-poster itu ingatlah kau seorang perempuan bukan laki-laki  perbaharui semua yang ada dikamarmu , Mama tidak mau tau ! "
"tau apa Mama tentang perempuan ! Tau apa Mama tentang kebersihan sudahkah hatimu  bersih, semurni apa pemikiranmu tentang perempuan ! Apa pernah Mama pikirkan  perasaan perempuan ! Perasaanku contohnya , itu kehidupan aku Ma ! bukan  kehidupanmu ! 
Mama tidak pernah mengajarkan aku sebagai perempuan , apa yang aku lihat dan aku cerna itu  yang aku perbuat . Ma aku bukan anak kecil lagi setiap kali selalu diatur aku sudah besar aku tau mana yang terbaik buatku. 

"sudah berani kamu melawan Mama !"
"bukan aku yang melawan tapi hatiku "
"kamu masih kecil , kamu tau apa tentang hati Sona !"
"hati itu lunak , ketika dia rindu dia menyaring otak untuk mencari siapa yang rindukan, apa kau pernah rindu padaku ? aku rasa tidak !"
"Sona .. parr..."
"aku benci Mama !"


Tamparan melayang diwajah cantik itu dan memerah seketika

Malam itu terjadi pertengkaran hebat dan ntah setan apa yang merasuki Sona malam itu 

"Sona " panggil Mama

"silahkan anda bekerja sepuas hati anda , bersenang-senanglah "
"maafkan Mama sayang "
"seharusnya Mama lebih jeli dan Ma.. aku tidak sama dengan pekerjaanmu "
"maafkan Mama sayang , maafkan Mama"


isak tangis Mama tak dapat tertahankan , Sona pergi meninggalkan Mama dan memilih untuk menyendiri.

_


Kampanye hari ini sukses dan sangat memuaskan 


"Son kenapa denganmu ? sedari tadi aku hanya melihatmu memakai masker . kau sakit ?" 

"tidak apa-apa Sandy "
"oh oke-oke mari makan siang yang lain sudah pada nunggu kita dikantin'
"ayok"

_

Hampir tiga bulan lebih kabar dari Tris tiada dia menghilang begitu saja tanpa sepata katapun sejak terakhir curhat pada Sona . Sona pun mengirimi dia pesan singkat dan hampir beberapa jam menunggu tak kunjung dibalas 


Tris kau kemana ? aku ... ( Sona menangis tanpa disadarinya )

_

"Gery besok ada pensi di kampus ?" tanya Sandy 

"iya San , tapi ulang tahun fakultas lain "
"benarkah ? "
"iya , tapi kita diundang kok seluruh fakultas lain , partisipasi mungkin "
"oke thanks ya Ger infonya "
"sip bro "

"""

"Cha ikut pentas seni itu ? " Sona bertanya
"ikut Son  aku diajak , ayok ikut aku ada dua tiket ini "
"ahh , males ah gak penting juga "
"ayolah partisipasi , pleaseee? " bujuk Icha teman sekelasnya 

"baiklah "
"horeeeee"

""""


Saat pensi berlangsung dan... 

semua mata tertuju pada Sona iya sangat jelas menuju ke Sona . Seluruh perempuan yang ada dipentas seni itu memakai gaun dan berlomba-lomba untuk menjadi perhatian kaum kumbang namun sayang mawar yang satu ini hanya memakai celana jeans dan kaos oblong dan sepatus kets 

"Gilaa aku salah kostum " gumam Sona 

yang kemudian dalam seketika meninggalkan pensi itu dan berlari menuju jalan keluar 
tiba-tiba ..
Sona teringat sesuatu  beberapa tahun lalu kejadian ini pernah dialaminya dan yang menolongnya saat itu adalah Tris teman sepermainannya dulu hingga sekarang 
Sona menangis menyadari hal yang tak seharusnya terjadi 

"Tris kau dimana , aku merindukanmu ~"


_


Empat bulan berlalu lima bulan berlalu dan sekarang menuju enam bulan berlalunya Tris 

Sona mengiriminya pesan baik via phone dan sosial media namun sama sekali tidak ada balasan 
Sona bertekat untuk pergi kerumah Tris . Sona mengambil sepedanya dan pergi menuju rumah Tris , tak berapa lama sampailah Sona tepat didepan gerbang rumah Tris 
dan ... 

Sona mendapati rumah yang kumuh dan kusam seolah tak berpenghuni 


"tidak mungkin aku salah alamat ini pas , jln. mawar no 14 " Gumam Sona 


Tris kau dimana , kenapa kau menghilang begitu saja sejak kejadian itu kejadian kau curhat 

Tris pulanglah pintu rumahku terbuka lebar untukmu 
~aku rindu terasmu~
_

Belakangan ini Sona jarang kekampus dan tak tau apa penyebabnya mungkin karena Tris dan Mamanya


"kemana bocah tengil itu ya ? " Gery membuka pembicaraan

"ntahlah aku juga tidak tau belakangan ini dia selalu menjadi pendiam dan aku tak tau apa  penyebabnya " jawab Sandy 

"aku sudah mencoba menghubnginya dan tak ada balasan " sambung Ivan 

_ 


Tepat dua tahun  

Tris belum juga kunjung memberi kabar 

Tris aku seperti orang bodoh untuk menunggumu 

aku hanya butuh kau 
ketika aku malu kau selalu mencari jalan untuk aku tersenyum 
ketika aku butuh sesuatu kau ibarat ambulance 24 jam bersamaku 
ketika aku putus cinta kau menolongku 
ketika aku jatuh cinta kau memberiku dukungan 
Tris akankah itu terulang kembali 
Tris dengarkan aku !
Tris aku butuh kau aku butuh kau 

Aku baru sadar kalau aku lemah 

aku baru sadar kalau aku cengeng 
aku baru sadar kalau aku adalah perempuan 

Tirs aku merindukanmu ... 

kembalilah jangan menghilang tanpa jejak 
Tirs 
_

Lima bulan kemudian 


Sona telah melupakan semuanya tak peduli apa yang terjadi keinginan dia hanya satu untuk melupakan Tris dan ingin kembali menjalin hubungannya dengan Mamanya yang sudah pisah rumah dari Papanya sejak 3 tahun yang lalu yang kini Sona tumbuh bukan sebagai perempuan. Mamanya yang bersikap seolah bisa mendoblekan peranan orang tua yang membuat Sona selalu membangkang.

Dan keegoisan yang dimiliki Sona membuat banyak perubahan. Ingin terlihat bisa disegala bidang agar tak dianggap remeh oleh Mamanya membuat Sona menjadi perempuan yang harus terlihat sempurna didepan Mamanya. Semua begitu saja terjadi hingga Sona meluapkan kemarahannya waktu itu.

Sona, gila kembali juga ternyata " kecup Gery pada Sona 

aku merindukan segala tingkah konyolmu " sambung Ivan dan merangkul Sona 
iya maafin aku ya aku .. "
sudahlah itu tak penting yang penting sekarang kau kembali pada kegiatan kita "
aku merindukan kalian "

"Sona akhirnya anak pedalaman kembali juga kepenagkaran " teriak Sandy dan menggendong Sona 

"HAHAHAHAHA "
Gery, Sandy , Ivan besok sidang perceraian Mama dan Papa kalian datang ya 
Sona memberhentikan percakapan seketika 

apa ? cerai ? tanya Gery heran 

iya cerai datang ya. kalau begitu ayo kita masuk kelas  
cerai , apaan sih kau Son seru teman-teman Sona
_

10.45

Diruang sidang  

kepada siapa jatuh hak asuh anak , Tuhan jangan biarkan aku diasuh pada Mama 

aku tidak mau " Ucapnya dalam hati 

-----

Hak asuh anak jatuh pada orang tua laki-laki 
ketuk palu tiga kali ...

Thanks God 

_

Hidup baru Sona dipenuhi oleh sapaan sayang ,kecupan, dan pelukan dari sang Papa. Ingin rasanya kebahagiaan ini kukatakan pada Tris. Tapi tak mungkin Tris sudah mengecewakan persahabatan kami. Dengan pergi diam-diam. 


_


December 14 , 2011


Dear Sona,

Hai apa kabarmu ? 

sebelumnya aku meminta maaf karena aku tidak pernah memberi kabar padamu 
aku ingin sekali memelukmu 
aku juga minta maaf karena tidak memberi tahu mu kalau rumah Jl. Mawar No. 14 telah aku tinggalkan. Maaf aku tak mengabarimu Sona
bolehkah aku bercerita ?
Aku meninggalkan rumah itu karena Papa menyuruhku balik ke luar negeri dan aku tak bisa menolak Papa terus memaksaku, semua karena tugasnya. Papa pikir aku tak ada yang mengurus disana. 
ketika aku ingin berpamitan denganmu aku sudah menulis surat dan aku letakkan di novelmu yang kemarin aku pinjam 
apakah kau sudah membacanya ?

Malam itu aku melihat kau bertengkar dengan Mama aku sama sekali tak berani berbicara padamu  aku juga melihat kau ditampar oleh Mama dan aku lebih memilih mundur dan aku tak bisa membantumu , maafkan aku. Disitu aku mau berpamitan denganmu juga dengan Mama. Tapi situasiyang tidak memungkinkan. 


Aku juga minta maaf karena semua pesanmu baru bisa aku balas aku sibuk dan sekarang aku sudah kerja dan sudah menyelesaikan kuliahku. Kamu cepat nyusul ya? 

hanya ini yang dapat aku katakan padamu
beribu maaf , maaf Sona 

Tris 


>>send massage <<

via e-mail
_

Enam bulan kemudian 

iseng Sona membuka e-mailnya untuk mengecek e-mail dari kantor dan ternyata ada e-mail dari Tris . Setelah membaca e-mail dari Tris  Sona kembali mengingat novel apa yang pernah dibaca oleh Tris dan dia mendapati sebuah surat yang sudah kusam dan berbau buku 

Kau adalah wanita 

kau kuat namun sesungguhnya lemah 
kau menutupi semua masalhmu dengan senyummu 
dan aku tau itu 
Sona kau adalah wanita yang tak pandai berbohong dan aku tau kau menyukaiku namun aku menyimpannya distiap kita bersama 

wanita yang cengeng 

wanita yang manja 
wanita yang suka merajuk 
aku pandai membujukmu 
aku mencukai caramu memandangku 
dan aku juga menyukai cara kau menyukaiku 

tunggu aku , aku pasti akan bersamamu kelak

dan jangan pernah lupa akan cerita kita 
kita takkan pernah mati kita selalu hidup 
dan jangan lupa bahwa kau adalah seorang perempuan 
perempuan yang menjadi matahariku setiap pagiku 
dan bersinar disetiap langkahku 

jadilah perempuan 

dan hapus kata "lupa" bahwa kau perempuan 

dan kau tau perempuan yang tiap kali aku ceritakan padamu itu adalah '' kau Sona"
pohon dalam kehidupanku 

Tris 


Tris aku akan menunggu kepulanganmu kelak 

aku merindukanmu Tris